Project Yang Tertinggal

Ada amanah yang selayaknya dikerjakan, akan tetapi ada sebab sesuatu yang tertunda sehingga amanah tersebut tidak bisa dilaksanakan dengan sempurna.
Batas toleransi ini 2 baulan ternyata waktunya tidak mencukupi sehingga semua aktifitas tersebut seolah menguap oleh waktu.
Mungkin ini salah satu kegalauan, kegagalan dan kekurangan pribadi saya dalam manajemen waktu, ini semata karena kesibukan aktifitas pribadi saya saat ini tinggal dibandung sementara waktu untuk bertahan hidup. Ini mungkin sedikit nyeleneh tapi sampai hari ini (01 ferbruari 2014)  saya masih tinggal dibandung menunggu kepastian sebuah pengumuman yang tak pernah jelas dan rinci, saya menilai sebagai salah  satu korban dari ketidakmampuan birokrasi pemerintahan untuk memperpendek jangka waktu, mempercepat proses dan memperbaiki kinerja dalam proses reqruitment, tapi saya sadar hanya sebagai salah satu yang berharap atas kemungkinan terbaik dari hasil atas usaha yang selama ini saya upayakan. Mudah – mudahan apa yang menjadi sebagian cita – cita ayah dan bunda untuk berkecimpung dalam pendidikan menjadi terwujud.
Memang saat kemarin dari 7 tahun yang lalu saya pernah menjalankan aktifitas itu dengan nilai angka yang tidak dikatakan profesional, tapi itulah kemungkinan saya faham dan mengerti situasinya sehingga kemampuan saya hanya terukur seharga itu.
1 tahun yang lalu saya menjalankan aktifitas tersebut dengan harga profesional 10 kali dari harga 7 tahun tersebut tapi tak apalah saat ini saya menunggu lagi untuk kembali dengan nilai profesional yang terintegrasi.
Inilah saya dengan usia ini seharusnya sudah 2 atau 3 dari amanah yang harusnya didapatkan, tapi sampai saat ini masih kuliah dengan gelaran yang seharusnya bisa dibanggakan dalam usia remaja, tetapi sekarang usia saya menjelang dewasa tapi pemikiran dan nilai dari sebuah pekerjaan hanya sebatas mampu usia remaja.
Tapi saya harus sabar, yakin akan kepastian dan selalu rendah hati untuk setiap lalunya kehidupan dari pribadi saya.
Ini sedikit kata tapi ini sebuah amanah juga yang harus saya pertanggung jawabkan diakhirat kelak, saya selalu yakin dengan sedikitnya harta yang diamahankan ke tangan saya maka akan memperingan hisaban saya tetang harta kelak.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s