Kordinasi Magang Bandung

Aktivitas ini dikordinasikan oleh Teh Ani dan Mas Iqbal di LSKK Ruang Java Developmnet Labtek VIII ITB, kordinasi meliputi pembagian jadwal dan dilakukan hari senin 24 Februari 2014 jam 10:00 s/d selesai.
Pemilihan sekolah berdasarkan tempat tinggal terdekat sehingga tidak menyulitkan mencari informasi dan menghemat kegiatan operasional terhadap kegiatan tersebut.

Advertisements

Menghantarkan Sebuah Kenangan

Ini adalah coretan ungkapan isi hati,

Sendu, pilu, teriris dan terkadang menjadi sebuah pembeda yang tipis dengan kegilaan keseharian.

Pagi – siang – sore malam yang ada hanya sebatas hidup tanpa makna, bukan gak bergerak tapi belum terlalu besar pengaruhnya terhadap hidup ini.

Ini sebuah coretan mungkin sebuah ungkapan hati
Kerinduan ini entah sampai kapan harus kutahan entahalah mungkin dia mengerti perasaan ini atau tidak tapi inilah realitas yang harus aku hadapi untuk sebuah cita – cita ini.

Terkadang malu untuk diungkapkan tapi terkadang juga pupus pengharapan atas ketidak berdayaanku untuk bisa seperti orang lain, aku malu pada diri ini, pada keluarga pada kekasih, pada guru – guru pada orang – orang sekitar yang telah menarik aku untuk bermimpi.
Tapi entahlah mimpi ini akan terwujud atau berakhir dengan sia – sia belaka, tapi hati selalu yakin bahwa ini adalah semata batas ujian hidup, batas toleransi untuk bisa bertahan atas kerasnya kehidupan.
Aku selalu berfikir jika aku sampai tak bisa berdiri maka anak cucuku kelak harus bisa melanjutkannya.

Walupun terkadang pilu apakah dapat ??

Maaf semuanya mungkin di depan aku terlihat tegar dan kuat tapi sesungguhnya di dalamnya rapuh dan tak terkendali.

 

Melanjutkan Generasi

Seperti halnya dalam ilmu silat maka harus diadakan pengujian untuk mengetahui sejauh mana kelihaian kemampuan dan asah akal budi dalam menimplementasikan kemampuan, setelah itu menurunkan hasilnya ke generasi berikutnya. Begitupun diriku hari ini menurunkan kembali hal tersebut terhadap satuan anak didik untuk menghadapi kejuaraan kompetensi tingkat provinsi jawa barat walaupun dalam konteks keilmuan yang berbeda dengan ilmu silat.
Tidak menjadi keharusan dan tidak menjadi kewajiban untuk menurunkan apa yang telah dialami dan dilalui tahun – tahun yang lalu akan tetapi karena ada tanggung jawab moral terhadap sekolah untuk meregenerasi kemampuan special dari salah satu anak didik di SMK Negeri 1 Kawali, maka beberapa saat ini dalam masa – masa kekosongan aktifitas kuliah reguler saya kembali berkunjung ke sekolah sekedar untuk menguji dan memastikan salah satu siswa yang ditunjuk untuk mewakili kabupaten ciamis dalam uji kemampuan di provinsi jawa barat, layak dan terlihat potensinya untuk berjuang mengeluarkan kemampuannya yang berada di atas rata – rata temen sebayanya.
Semoga upaya ini bisa di contoh dan dilanjutkan dikemudian hari untuk bersama – sama dengan staf pengajar lainya memberikan kecakapan yang special untuk masa depan anak didik calon generasi penerus bangsa.
Semoga hasil dari upaya pemantapan ini bisa menghasilkan siswa yang bermental juara jujur dan sportif dalam menghadapi ujiannya.
Ini bukan soal kalah menang dalam perlombaan tapi soal kecakapan dalam menghadapi teknologi yang berkembang di masyarakat, seandainya mampu jadi juara maka itu pilihan terbaik atas upaya yang dilakukan, jika pun hasil harapannya tidak sesuai maka ini dapat menjadi koreksi untuk meningkatkan kemampuan bagi semua pihak yang terlibat dikemudian hari.
LKS TEKNIK KOMPUTER JARINGAN PROVINSI JAWA BARAT yang kemudian akan menghasilkan generasi – generasi berbakat yang kemudian akan menghasilkan JAWA BARAT juara.
Semoga…… Aamiiin.

Project Yang Tertinggal

Ada amanah yang selayaknya dikerjakan, akan tetapi ada sebab sesuatu yang tertunda sehingga amanah tersebut tidak bisa dilaksanakan dengan sempurna.
Batas toleransi ini 2 baulan ternyata waktunya tidak mencukupi sehingga semua aktifitas tersebut seolah menguap oleh waktu.
Mungkin ini salah satu kegalauan, kegagalan dan kekurangan pribadi saya dalam manajemen waktu, ini semata karena kesibukan aktifitas pribadi saya saat ini tinggal dibandung sementara waktu untuk bertahan hidup. Ini mungkin sedikit nyeleneh tapi sampai hari ini (01 ferbruari 2014)  saya masih tinggal dibandung menunggu kepastian sebuah pengumuman yang tak pernah jelas dan rinci, saya menilai sebagai salah  satu korban dari ketidakmampuan birokrasi pemerintahan untuk memperpendek jangka waktu, mempercepat proses dan memperbaiki kinerja dalam proses reqruitment, tapi saya sadar hanya sebagai salah satu yang berharap atas kemungkinan terbaik dari hasil atas usaha yang selama ini saya upayakan. Mudah – mudahan apa yang menjadi sebagian cita – cita ayah dan bunda untuk berkecimpung dalam pendidikan menjadi terwujud.
Memang saat kemarin dari 7 tahun yang lalu saya pernah menjalankan aktifitas itu dengan nilai angka yang tidak dikatakan profesional, tapi itulah kemungkinan saya faham dan mengerti situasinya sehingga kemampuan saya hanya terukur seharga itu.
1 tahun yang lalu saya menjalankan aktifitas tersebut dengan harga profesional 10 kali dari harga 7 tahun tersebut tapi tak apalah saat ini saya menunggu lagi untuk kembali dengan nilai profesional yang terintegrasi.
Inilah saya dengan usia ini seharusnya sudah 2 atau 3 dari amanah yang harusnya didapatkan, tapi sampai saat ini masih kuliah dengan gelaran yang seharusnya bisa dibanggakan dalam usia remaja, tetapi sekarang usia saya menjelang dewasa tapi pemikiran dan nilai dari sebuah pekerjaan hanya sebatas mampu usia remaja.
Tapi saya harus sabar, yakin akan kepastian dan selalu rendah hati untuk setiap lalunya kehidupan dari pribadi saya.
Ini sedikit kata tapi ini sebuah amanah juga yang harus saya pertanggung jawabkan diakhirat kelak, saya selalu yakin dengan sedikitnya harta yang diamahankan ke tangan saya maka akan memperingan hisaban saya tetang harta kelak.